Kejagung Periksa Eks Dirut DP4 terkait Kasus Dana Pensiun Pelabuhan

oleh -700 Dilihat
oleh
banner 468x60

Jakarta, ebcmedia – Kejagung memeriksa dua saksi yakni EW Selaku Direktur Utama dan HKS selaku Direktur Keuangan DP4 terkait kasus dugaan korupsi pengelolaan dana pensiun pada Dana Pensiun Perusahaan Pelabuhan dan Pengerukan (DP4) Tahun 2013 s/d 2019, Selasa (4/4/2023).

“Memeriksa 2 orang saksi terkait perkara dugaan korupsi dalam pengelolaan dana pensiun pada Dana Pensiun Perusahaan Pelabuhan dan Pengerukan (DP4) Tahun 2013 s/d 2019,” ujar Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana.

Menurut Ketut pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara tersebut.

Diberitakan, Kejagung merilis ada perbuatan melawan hukum terkait pengelolaan dana pensiun tersebut, yakni pada pembelian tanah, saham reksadana dan penyertaan modal PT Indoport Utama serta Indoport Prima.

Modus yang digunakan adalah adanya fee makelar, lalu harga tanah dimark-up sehingga terdapat kelebihan dana yang diterima oleh tim pengadaan tanah pada pembelian tanah di Salatiga, Palembang, Tangerang, Tigaraksa, dan Depok.

Kemudian tidak dilakukan analisa teknikal dan fundamental pembelian saham dan reksadana, serta

Tidak adanya kehati-hatian (prudent) penyertaan modal pada PT Indoport Utama dan Indoport Prima.

“Atas perbuatan tersebut, terdapat indikasi kerugian keuangan negara sebesar Rp 148 Miliar,” ujar kapuspenkum.

Tim Penyidik Jampidsus Kejagung sejauh ini telah memeriksa tiga puluhan orang saksi, dan melakukan penggeledahan di beberapa tempat seperti kantor DP4 PT Pelindo, PT. Indoport, serta PT. Pratama Capital Assets Management Prima. *** Sr

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.