Optimalisasi Stimulasi Tumbuh Kembang Anak Melalui Aktivitas Bersama Keluarga

oleh -122 Dilihat
oleh
banner 468x60

 

Jakarta,ebcmedia-Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta menggelar acara Jakarta BERJAGA (bergerak, bekerja, berolahraga, dan bahagia) dengan tema “Optimalisasi Stimulasi Tumbuh Kembang Anak Melalui Aktivitas Bersama Keluarga”, di Kawasan Gandaria City, Jakarta Selatan, Minggu (28/04/2024).

Dalam paparannya, dr. Yuni spesialis anak menyoroti pentingnya interaksi anak saat bermain. Hal ini sangat membantu daya imajinasi anak melalui karakter tertentu yang
disukai anak.

Selain itu, dokter spesialis anak juga mengatakan bahwa Anak usia sekolah dapat mulai melakukan kegiatan olahraga disamping permainan lain yaitu dengan cara kegiatan aerobik seperti jalan cepat atau lari sebaiknya satu jam
sehari.

Pada saat anak melakukan aktivitas yang bersifat vigorous, detak jantung dan pernafasan anak akan jauh meningkat dibanding ketika ia beristirahat.

“Tiga kali dalam seminggu, lakukan aktivitas aerobik dengan
intensitas cukup berat (vigorous). Perkenalkan aktivitas yang
menguatkan otot seperti senam gimnastik atau push up tiga kali
seminggu. Aktivitas yang bersifat menguatkan tulang seperti loncat tali dan lari”, terang dr.Yuni.

Lebih lanjut dr.Yuni menyampaikan olahraga pada anak sangat berguna untuk melatih tubuh dan pikiran. Menurut data American Heart Association anak-anak usia 2 tahun sebaiknya setiap hari melakukan setidaknya 60 menit aktivitas fisik sesuai perkembangan usia anak.

“Pentingnya aktivitas fisik untuk mengurangi risiko obesitas, penyakit pembuluh darah, dan
keganasan di kemudian hari. Anak yang aktif akan belajar dengan lebih efektif, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah”, ujar dr.Yuni.

Partisipasi aktif pada anak dalam latihan jasmani akan membuat anak merasa lebih bugar, lebih kuat,lebih sehat secara emosional, psikis dan mental serta lebih cerdas.

“Seorang anak yang sudah memiliki kebiasaan hidup sehat sejak kecil akan terus terpelihara sampai dewasa dan menjadi bekal kesehatan pada masa tua
nantinya”, pungkasnya.

dr.Yuni menghimbau agar orangtua harus turut aktif latihan jasmani agar anak memiliki contoh yang
mumpuni karena children see children do.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi suatu kebiasaan sehat bagi seluruh masyarakat terutama pada anak-anak, sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan mencegah penyakit menular.(RK).

 

No More Posts Available.

No more pages to load.