Jakarta, ebcmedia – Film “Sore: Istri dari Masa Depan” mencetak prestasi gemilang dengan meraih 1.393.072 penonton hingga Minggu, 20 Juli 2025 tepat di hari ke-11 penayangannya. Capaian angka 1 juta penonton telah diraih sehari sebelumnya, pada 19 Juli, menandai kesuksesan luar biasa film bergenre drama romantis ini di tengah ketatnya persaingan bioskop.
Tak hanya menjadi film ke-10 Indonesia di tahun 2025 yang menembus angka 1 juta penonton, “Sore” juga menyandang predikat sebagai film drama romantis kedua tahun ini yang berhasil memikat jutaan penonton, di tengah tren genre yang sempat redup dalam beberapa tahun terakhir.
Kesuksesan ini sekaligus memperpanjang rekor manis Yandy Laurens dan produser Suryana Paramita, bersama Cerita Films, yang sebelumnya telah sukses lewat film “1 Kakak 7 Ponakan” di awal 2025. Film tersebut mengumpulkan 1.237.043 penonton saat tayang di jaringan bioskop nasional. Kini, “Sore: Istri dari Masa Depan” bahkan melampaui capaian tersebut.
Meski awalnya hanya ditayangkan di kurang dari 300 layar saat hari pertama, antusiasme publik membuat jumlah layar untuk film ini terus meningkat. Hal ini membuktikan bahwa kualitas cerita dan produksi dapat mengalahkan dominasi film-film blockbuster luar negeri.
“Capaian ini adalah berkat dukungan seluruh penonton Indonesia yang telah percaya dengan karya independen perdana Cerita Films,” ujar produser Suryana Paramita.
“Merasa film ini digendong oleh jutaan penonton Indonesia sehingga bisa berjalan sampai saat ini dan masih akan terus berlanjut,” lanjut Suryana.
Sutradara Yandy Laurens pun tak bisa menyembunyikan rasa harunya.
“Ini adalah pengalaman yang surreal. Perasaan senang yang sulit dicerna, saking besar dan tulusnya respons penonton. Senang sekali film ini menjadi milik bersama, dan terharu,” ungkapnya.
Dari sisi internasional, ko-produser Kroasia Spomenka Saraga juga mengungkapkan kebahagiaannya atas pencapaian tersebut.
“Kami belum pernah bekerja dalam lingkungan yang begitu tenang, tanpa teriakan, dengan tawa sepanjang hari, dan tidak ada satu pun anggota tim yang mempertanyakan jam kerja. Semua pemeran dan saya bangga sebagai produser Kroasia dengan tim kami yang luar biasa,” tuturnya.
Proses syuting film ini memang sebagian dilakukan di Kroasia, tepatnya di kota Grožnjan dan Zagreb, dan turut melibatkan nama-nama besar seperti Goran Bogdan, Lara Nekić, dan Livio Badurina.
Tak hanya berhasil di layar lebar, soundtrack film ini juga turut mencuri perhatian publik. Lagu “Terbuang dalam Waktu” dari Barasuara berhasil menduduki posisi Top 1 Chart Viral 50 Indonesia di Spotify, menandai keberhasilan lintas medium dari film ini.
Sebagai bentuk apresiasi, Cerita Films bersama Sheila Dara, Barasuara, dan Maya Hasan menggelar penampilan spesial di Main Atrium Street Gallery Pondok Indah Mall (PIM) pada hari Minggu, 20 Juli. Dua lagu soundtrack Terbuang dalam Waktu dan Pancarona dinyanyikan langsung, dan disambut meriah pengunjung mal yang memadati area hingga ke lantai atas.
Film ini diproduksi oleh Cerita Films dan didukung oleh jajaran kolaborator dan produser eksekutif seperti Melyana Tjahyadikarta, Queen Yeap, Slingshot Pictures, Imajinari, Miles Films, dan lainnya. Kolaborasi juga dilakukan dengan sejumlah partner resmi seperti Artotel Wanderlust, SukkhaCitta, dan HMNS.
Dengan pencapaian ini, “Sore: Istri dari Masa Depan” tidak hanya mencatatkan angka fantastis, tapi juga menghadirkan harapan baru bagi film-film drama romantis Indonesia.
(Ra)