Jakarta, ebcmedia.id – Kekhawatiran melanda warga sekitar Lembang Park and Zoo, Kabupaten Bandung Barat (KBB), usai seekor macan tutul lepas dari kandangnya pada Kamis (28/8/2025) pagi. Satwa liar tersebut diketahui berhasil menjebol kawat dan atap kandang sebelum kabur.
Salah satu warga yang tinggal tepat di belakang kebun binatang, Dede Hendriana (32), mengaku was-was dengan keberadaan predator malam itu.
“Khawatir, Kang. Apalagi saya tinggal di belakang kawasan Lembang Park Zoo,” ucap Dede saat ditemui, Kamis.
Ia menambahkan, sifat macan tutul yang aktif di malam hari membuat dirinya semakin gelisah.
“Dia kan keliaran malam hari, takutnya masuk ke rumah tiba-tiba, kan takut,” katanya.
Informasi terkait lepasnya satwa berusia tiga tahun itu cepat menyebar melalui grup pesan singkat dan media sosial. Warga pun saling mengingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat malam hari.
“Sudah, saling mengingatkan saja agar pintu dikunci dan lain-lain, biar lebih waspada,” tutur Dede.
Meski khawatir, warga berharap petugas bisa segera menangkap hewan buas tersebut.
“Ya, supaya warga tidak resah. Kami ikut mendoakan semoga petugas segera bisa menangkap macan tutulnya,” ujarnya.
Sementara itu, tim gabungan yang terdiri dari petugas Lembang Park and Zoo, TNI, Polri, dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat telah dikerahkan untuk melakukan pencarian. Hasil pelacakan menunjukkan adanya tanda-tanda satwa masih berada di dalam kawasan kebun binatang.
“Dari hasil pelacakan dengan anjing pelacak, ditemukan dugaan kotoran dan jejak tapak,” ungkap Kepala BBKSDA Jabar, Agus Arianto.
“Jadi kemungkinan besar satwa masih berada di area dalam sekitar sini,” sambungnya.
Diketahui, macan tutul tersebut merupakan titipan BBKSDA Jabar setelah diamankan dari Kabupaten Kuningan. Rencananya, satwa itu akan menjalani observasi di Lembang Park and Zoo sebelum dilepasliarkan ke habitatnya di Gunung Ciremai.
(Ra)