Eko Patrio Minta Maaf Usai Videonya Picu Kemarahan Publik

oleh
oleh
banner 468x60

Jakarta, ebcmedia.id – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Eko Hendro Purnomo atau yang akrab disapa Eko Patrio, akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada publik. Permintaan maaf itu ia sampaikan melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, @ekopatriosuper, pada Sabtu (30/8/2025) malam.

Dalam video berdurasi singkat tersebut, Eko terlihat didampingi rekannya sesama politikus PAN, Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu. Dengan wajah serius, Eko menyampaikan penyesalannya karena aksinya dianggap melukai hati masyarakat dan bahkan memicu gelombang unjuk rasa.

“Dengan penuh kerendahan hati, saya Eko Patrio menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada masyarakat atas keresahan yang timbul akibat perbuatan yang saya lakukan,” ujar Eko.

Ia menegaskan telah mendengar aspirasi masyarakat yang kecewa dan menyadari betul dampak aksi demonstrasi yang berujung ricuh.

“Situasi anarkis aksi unjuk rasa ini membawa luka bagi bangsa, terlebih bagi keluarga korban yang kehilangan orang tercinta, termasuk korban luka maupun yang harus menanggung penderitaan akibat benturan yang terjadi,” kata Eko.

Meski begitu, ia membantah jika tindakannya dimaksudkan untuk memperkeruh keadaan.

“Tidak sedikit pun terbersit niat dari saya untuk memperkeruh keadaan. Tentunya, ke depan saya akan lebih berhati-hati dalam bersikap dan juga menyampaikan pendapat,” tegasnya.

Eko juga berjanji akan menjalankan peran sebagai wakil rakyat dengan lebih serius dan penuh tanggung jawab.

“Saya berharap permohonan maaf ini dapat diterima, sekaligus menjadi pengingat dan refleksi bagi saya untuk terus memperbaiki diri dalam menjalankan amanah serta tanggung jawab yang diberikan. Mari bersama-sama kita rawat persatuan dan kedamaian bangsa,” tuturnya.

Sebelumnya, nama Eko Patrio bersama Ahmad Sahroni dan Uya Kuya diteriakkan massa dalam aksi demo di depan Gedung DPR, Jumat (29/8/2025). Mereka dianggap melecehkan momentum Sidang Tahunan MPR 2025 dengan berjoget di tengah acara kenegaraan.

Kontroversi makin memanas setelah Eko mengunggah video parodi di TikTok. Dalam video itu, ia berakting sebagai DJ dan memperlihatkan sejumlah orang berseragam partai sedang berjoget diiringi musik. Video tersebut menuai kecaman luas hingga dianggap meremehkan kritik masyarakat.

Eko sebelumnya sudah memberi klarifikasi bahwa video parodi itu tidak bermaksud menantang rakyat.

“Enggak ada (maksud apa-apa). Malah jauh banget itu (tafsirnya). Seandainya ada yang bagaimana-bagaimana, ya saya sebagai pribadi minta maaf lah,” kata Eko di Senayan Park, Jakarta, Minggu (24/8/2025).

(Ra)

No More Posts Available.

No more pages to load.