Suasana Tegang di Depan Mako Brimob, Massa Ojol Tolak Mediasi

oleh
oleh
banner 468x60

Jakarta, ebcmedia.id – Suasana di depan Markas Komando (Mako) Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat, memanas pada Jumat (29/8/2025). Massa yang menuntut keadilan bagi seorang driver ojek online (ojol) yang diduga dilindas kendaraan taktis Brimob, terlibat aksi saling dorong dan melempar botol air mineral ke arah aparat keamanan.

Ketegangan pecah sekitar pukul 12.53 WIB. Awalnya, salah seorang perwakilan TNI meminta perwakilan massa untuk masuk ke dalam Mako Brimob guna melakukan mediasi. Namun ajakan itu langsung ditolak.

“Enggak usah, enggak usah (masuk ke Mako Brimob). Brimobnya aja yang ke sini,” teriak seorang peserta aksi dari kerumunan.

Pantauan ebcmedia.id di lapangan, massa yang hadir terdiri dari berbagai kelompok. Ada yang mengenakan kaos berwarna-warni, ada pula yang menggunakan jaket ojol. Mereka kompak menolak usulan pertemuan di dalam markas dan tetap mendesak pihak Brimob untuk menemui mereka langsung.

Situasi makin memanas ketika sejumlah orang mulai melemparkan botol air mineral ke arah petugas pengamanan. Aksi itu akhirnya bisa diredam setelah aparat TNI turun tangan menenangkan massa.

“Tadi ada 10 orang perwakilan ojol yang diminta masuk ke dalam untuk dimediasi, didampingi TNI. Tapi banyak yang keberatan,” ujar seorang pria berjaket ojol di lokasi.

Hingga pukul 13.16 WIB, massa masih bertahan di sekitar Gedung Amanaia, hanya berjarak sekitar 200 meter dari Mako Brimob Kwitang. Mereka menegaskan tuntutan utama, yakni meminta anggota Brimob yang melindas driver ojol segera diadili.

(Kiss)

No More Posts Available.

No more pages to load.