KPK Peringati Hari Lahir Pancasila, Firli: Indonesia Harus Bersih Korupsi

oleh -375 Dilihat
oleh
banner 468x60

Jakarta, ebcmedia – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di pelataran Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (1/6/2023). Upacara diikuti oleh seluruh insan KPK secara khidmat.

Firli Bahuri membacakan amanat dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, bahwa di tengah krisis yang melanda dunia, Indonesia termasuk satu dari sangat sedikit negara yang berhasil menanganinya.

“Capaian ini tidak terlepas dari hasil sumbangsih seluruh anak bangsa dengan semangat persatuan, kerja keras, dan gotong royong, sehingga mampu menghadapi tantangan dan terus melakukan terobosan,” katanya.

Firli melanjutkan, ideologi ini menjadi jangkar dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang harus dipegang teguh oleh rakyat untuk mendorong kemajuan dan pertumbuhan bangsa.

Hal ini sesuai dengan tagline peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2023, “Aktualisasi Pancasila, Energi Pertumbuhan Indonesia,” ucapnya.

Menurutnya, saat ini pemerintah dan seluruh komponen bangsa terus berjuang untuk menghadirkan pembangunan Indonesia sentris yang adil dan merata.

Firli menuturkan melalui program-program kerja, pemerintah bekerja keras membangun daerah pinggiran, wilayah perbatasan dan pedesaan.

“Ini adalah perjuangan dari generasi ke generasi yang membutuhkan kesinambungan dan keberlanjutan,” katanya.

Menurutnya, Pancasila menanamkan esensi kemanusiaan dan keadilan, dimana korupsi tentunya menjadi salah satu hambatan dalam upaya mewujudkannya.

Firli mengungkapkan seluruh rakyat dapat berjuang mewujudkan visi Indonesia 2045, yaitu menjadi Indonesia Maju, naik kelas dari negara berkembang menjadi negara maju, yang adil, sejahtera dan merata, serta berwibawa dalam percaturan pergaulan dunia.

“Tentunya, salah satu untuk mencapai tujuan besar itu adalah Indonesia harus bersih dari korupsi,” pungkasnya. *** Red (sumber humas kpk).

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.