Kemenhub Gandeng Polri Siap Hadapi Lonjakan Arus Mudik Lebaran

oleh -653 Dilihat
oleh
banner 468x60

Jakarta, ebcmedia – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI terus mengupayakan koordinasi dan sinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia pada pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran 1444 H.

Demikian disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2023 yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Lapangan Silang Monas, Gambir, Senin (17/4).

Menhub yang hadir bersama Menko PMK Muhadjir Effendy, menyampaikan, menghadapi lonjakan pemudik tahun ini, koordinasi antar instansi termasuk Polri telah berjalan dengan baik. Dari melakukan survei, perencanaan, hingga memberikan rekomendasi demi kelancaran mudik kali ini.

Menhub mengungkapkan, telah meminta dukungan Polri untuk melakukan penegakkan hukum di lapangan, khususnya terhadap bus-bus pariwisata yang tidak di ramp check.

“Ini penting agar saudara-saudara kita yang berekreasi di masa Lebaran itu menggunakan bus yang sudah di ramp check. Sehingga mudiknya lebih aman dan berkesan,” kata Menhub.

Lebih lanjut Menhub menjelaskan, untuk mengendalikan pergerakan kendaraan di masa arus mudik dan balik, Kemenhub bersama Korlantas Polri telah menyiapkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas.

“Mulai nanti malam hingga puncak hari, Kapolri dan Kakorlantas akan melakukan manajemen rekayasa lalu lintas. Apakah nanti ada contra flow dan diubah menjadi one way atau sebaliknya, itu semua kewenangan Kakorlantas di bawah Kapolri untuk menetapkan itu. Oleh karena itu, saya harap masyarakat agar mematuhi petunjuk petugas di lapangan. Silahkan mudik, tapi tetap hati-hati dan utamakan keselamatan,” tutur Menhub.

Pada kesempatan yang sama Kapolri menjelaskan, Apel dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia mulai dari tingkat Mabes Polri hingga Satuan Wilayah Polri, yang menandai dimulainya Operasi Ketupat untuk mengamankan jalur mudik pada pada masa Lebaran.

“Kegiatan operasi kali ini gabungan melibatkan 148.261 personel terdiri dari gabungan TNI Polri dan stakeholder terkait, seperti Kementerian Perhubungan, Basarnas, BNPB, BMKG, Pertamina, Jasa raharja, Jasa marga, Satpol PP, Ormas, dan mitra lainnya,” ujar Kapolri Listyo Sigit.

Operasi terpusat dengan sandi ketupat 2023 ini akan dilaksanakan selama 14 hari sejak 8 April sampai dengan 1 Mei 2023. Sebanyak 148.261 personel yang bertugas nantinya akan menempati 2787 pos dengan rincian yaitu 1.857 pos pengamanan, 713 pos pelayanan, dan 217 pos terpadu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Menteri PUPR M. Basuki, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, PJ Gubernur DKI Jakarta Heru Budi, Kepala Basarnas Henri Alfiandi, Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati, Direktur Utama Jasa Raharja Rivan Purwantono, Perwakilan Panglima TNI. *** gio (Sumber Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub RI)

No More Posts Available.

No more pages to load.