TKN Nilai Pidato Ganjar soal Drakor Salah Momentum

oleh -2062 Dilihat
Ahmad Doli Kurnia.
banner 468x60

Jakarta, ebcmedia – Komandan Alpha (Teritorial) Tim Kampanye Nasional Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, Ahmad Doli Kurnia merespon pidato Ganjar Pranowo yang menyinggung soal ‘drakor’.

Menurut Ahmad Doli, pidato itu dinilai kurang pas untuk disampaikan pada malam pengundian nomor urut di kantor KPU.

“Saya nnggak tahu tadi maksudnya apa ya. Kalau kemudian memang itu maksudnya menyerang di antara kita semua, saya rasa kurang pas ya, disampaikan malam hari ini,” kata Ahmad Doli Kurnia di Kantor KPU pada Selasa (14/11/2023) malam.

Lanjut Ahmad Doli, semua pihak berharap agar ketiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden itu diharapkan dapat memberikan sambutan yang hangat dan menyejukkan untuk mewujudkan kekompakan dan persatuan demokrasi.

“Ya tadinya kan kita berharap sebenarnya sambutan-sambutan itu yang menyejukkan ya, yang apa namanya, kan suasana malam hari ini kan suasana yang gembira, suasana yang senang, penuh kekeluargaan, penuh persaudaraan gitu, momentum ini sebetulnya harus kita manfaatkan untuk saling ya, saling menjaga” ujarnya.

Sebelumnya, dalam pidatonya setelah pengambilan nomor urut, Ganjar menyinggung soal publik yang sedang disuguhkan oleh drakor. Menurut Ganjar, seharusnya drama yang terjadi belakangan ini tidak perlu terjadi dalam kontestasi politik 2024.

“Beberapa hari ini kita disuguhkan untuk menonton drakor yang sangat menarik. Drama-drama itulah yang sebenarnya tidak perlu terjadi,” kata Ganjar di kantor KPU, Selasa (14/11/2023) malam.

Ia mengklaim banyak pihak yang resah dengan suasana politik di Indonesia akhir-akhir ini.

“Ada tokoh agama, ada guru-guru bangsa, ada seniman, ada budayawan, ada teman-teman jurnalis, ada para pemred, para aktivis mahasiswa, dan semuanya sedang menyuarakan kegelisahan itu,” pungkasnya.

Mantan Gubernur Jawa Tengah itu berharap agar semua pihak bisa mengupayakan demokrasi dapat berjalan dengan semestinya. (Dian)

No More Posts Available.

No more pages to load.