Survei LSI Denny JA: Prabowo-Gibran 40,3%, Ganjar-Mahfud 28,6%, Anies-Cak Imin 20,3%

oleh -2440 Dilihat
banner 468x60

Jakarta, ebcmedia – Lembaga survei LSI Denny JA merilis survei terbaru mengenai elektabilitas tiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden tepat 90 hari sebelum pemilu 2024 pada 14 Februari 2024 mendatang.

Peneliti LSI Adjie Al Faraby mengungkapkan, saat ini elektabilitas Prabowo-Gibran berada di posisi pertama dengan elektabilitas 40,3%, disusul dengan pasangan Ganjar-Mahfud di angka 28,6%, serta Anies-Muhaimin 20,3%. Sementara yang memilih opsi tidak tahu ada di angka 10,8%.

“Jika pilpres dilaksanakan di saat survei kita kerjakan, maka pasangan Prabowo-Gibran adalah pasangan capres-cawapres dengan elektabilitas tertinggi mencapai 40,3%, disusul Ganjar Mahfud 28,6%, dan pasangan AMIN di angka 20,3%, ada yang belum tentukan pilihan di angka 10,8%,” kata Adjie Al Faraby di Kantor LSI Denny JA pada Senin (20/11/2023).

Lanjut Adjie, melalui hasil survei ini kemungkinan besar pilpres akan dilakukan dalam dua putaran. Melihat dari hasil survei, elektabilitas Prabowo-Gibran mampu lolos untuk di putaran kedua.

“Kita simpulkan bahwa kemungkinan pilpres akan diselenggarakan dalam 2 putaran, dengan data per hari ini, karena yang belum tahu atau belum jawab hanya tersisa 10,8%, dan dari data ini jika pilpres dilaksanakan dalam 2 putaran, maka pasangan Prabowo-Gibran adalah pasangan pertama yang lolos putaran kedua dengan angka 40,3%,” lanjutnya.

Adjie pun menyatakan berdasarkan hasil survei, kedua pasangan calon yang tersisa Ganjar-Mahfud dan Anies-Muhaimin masih harus berusaha merebutkan tiket untuk lolos ke putaran kedua.

“Lalu pertanyaannya siapa pasangan lain yang ikut lolos bertarung dengan Prabowo-Gibran di putaran kedua? Dari data ini kita lihat bahwa sisa tiket masih akan diperebutkan Ganjar-Mahfud dan Anies-Muhaimin karena selisih elektabilitasnya hanya di bawah 10% atau tidak lebih dari 2 digit,” pungkasnya.

Survei ini dilaksanakan pada 6-13 November 2023. Tepat pascaputusan MK maupun penetapan capres-cawapres oleh KPU pada tanggal 13 November yang lalu.

Dalam mengambil sampel, LSI Denny JA menggunakan multi-stage random sampling, dengan jumlah responden sebanyak 1200 responden. Dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara tatap muka dengan kuisioner. Margin of eror +-2,9 % dilengkapi dengan riset kualitatif. (Dian

No More Posts Available.

No more pages to load.