NFA-Lembaga Terkait Tingkatkan Ketahanan Pangan dan Gizi di Daerah Perkotaan

oleh -1319 Dilihat
banner 468x60

Jakarta, ebcmedia – Guna memberikan ruang untuk membangun pemahaman dan peran seluruh pihak yang berkepentingan sebagai langkah menjamin ketahanan pangan daerah perkotaan, Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) bersama Lembaga terkait melaksanakan Konsultasi Publik Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi (RADPG) di Jakarta (28/11/2023).

“RAD-PG merupakan salah satu kebijakan strategis karena berfokus pada ketahanan pangan, gizi, dan peningkatan kualitas SDM unggul. Rancangan RPJPN 2025-2045 sendiri, yang masih dalam proses di DPR, menegaskan upaya peningkatan kesehatan dan gizi masyarakat Indonesia, dengan fokus pada harapan hidup, kesehatan ibu dan anak, serta penurunan angka kematian bayi,” ujar Rachmad Firdaus, Direktur Pengendalian Kerawanan Pangan NFA.

Menurut Rachmad diperlukan jaminan pendampingan kepada ibu dan anak untuk kesehatan gizi keluarga, termasuk pada himbauan menjalankan pola konsumsi B2SA. Oleh karena itu, kolaborasi antara OPD Pangan, BUMD serta asosiasi dan para pegiat sangat penting dalam keberhasilannya.

“Terutama di Kabupaten Kepulauan Seribu yang diidentifikasi sebagai rentan rawan pangan menurut FSVA Nasional 2022. Meskipun DKI Jakarta berada pada peringkat ke-10 skor IKO nasional, tetap perlu ada penguatan sistem transformasi pangan perkotaan yang tepat dan berkelanjutan serta pemanfaatan digitalisasi dalam pengelolaan sistem pangan DKI Jakarta,” terangnya.

Ia menambahkan DKI Jakarta bukanlah produsen pangan sehingga dalam hal ketersediaannya menggunakan 3 mekanisme yaitu Trading (KAD), Contract Farming atau mencari pasokan dari wilayah lain, dan Onsite Farming untuk memenuhi pasokan. Maka perlu adanya penguatan regulasi, edukasi perilaku masyarakat, dan kecukupan Cadangan Pangan Pemerintah dan Masyarakat untuk memastikan ketersediaan pangan di wilayah tersebut terjaga. (Gio)

No More Posts Available.

No more pages to load.