Jakarta, ebcmedia – Ada empat orang yang dipanggil KPK terkait pemgembangan kasus suap dan korupsi pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo, Senin 10 April 2023.
“Hari ini (10/4) pemeriksaan saksi TPK Gratifikasi terkait pemeriksaan perpajakan pada Dirjen Pajak Kementrian Keuangan RI, untuk tersangka RAT,” ujar Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri.
Menurut Ali, empat orang saksi dipanggil untuk diperiksa di kantor KPK Kuningan Madya , Setiabudi, Jakarta Selatan.
Mereka adalah, Jinnawati (Karyawan Swasta), Nanan Hadiretna (IRT), Thio Ida (IRT) dan Manager Marketing Apartemen Signature Park atau yang mewakilinya.
Diberitakan Rafael Alun Trisambodo ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait dugaan menerima gratifikasi dari beberapa Wajib pajak atas pengondisian berbagai temuan pemeriksaan perpajakannya.
Selain itu Dia diduga memiliki beberapa usaha yang satu diantaranya PT AME (Artha Mega Ekadhana, tidak dibacakan) yang bergerak dalam bidang jasa konsultansi terkait Pembukuan dan perpajakan.
Adapun pihak yang menggunakan jasa PT AME adalah para wajib pajak yang diduga Memiliki permasalahan pajak khususnya terkait kewajiban pelaporan pembukuan Perpajakan pada negara melalui Dirjen Pajak.
“Setiap kali wajib pajak mengalami kendala dan permasalahan dalam proses penyelesaian Pajaknya, RAT diduga aktif merekomendasikan PT AME,” ujar Ali Fikri.
Sebagai bukti permulaan awal, KPK menemukan adanya aliran uang gratifikasi Yang diterima RAT sejumlah sekitar US$ 90.000 yang penerimaannya melalui PT AME.
KPK juga telah menggeledah rumah kediaman Rafael Alun yang Beralamat di Jl. Simprug Golf, Jakarta Selatan.
Saat penggeledahan tersebut, ditemukan antara lain dompet, ikat pinggang, jam tangan, Tas, perhiasan, dan sepeda serta uang dengan pecahan mata uang rupiah.
Disamping itu turut diamankan uang sejumlah sekitar Rp32, 2 Miliar yang tersimpan dalam Safe deposit box disalah satu bank dalam bentuk pecahan mata uang dollar amerika, mata Uang dollar singapura dan mata uang euro. ***Sr