RS Indonesia di Gaza Dikepung Tentara Israel, 3 WNI Dipastikan Sudah Dievakuasi

oleh -935 Dilihat
banner 468x60

Jakarta, ebcmedia – Lembaga Medis dan Kemanusiaan, Medical Rescue Committee (MER-C) memastikan tiga relawan Indonesia yang berada di Gaza sudah dievakuasi dari rumah sakit Indonesia di Gaza. Tiga relawan itu dievakuasi dari Gaza Utara ke Rafah, Gaza Selatan.

“Tiga Relawan MER-C sudah dievakuasi dari RS Indonesia di Gaza Utara ke Rafah, Gaza Selatan. Ketiga relawan saat ini menunggu kesempatan evakuasi keluar dari jalur Gaza,” dilansir dari akun Instagram @mercindonesia pada Kamis (23/11/2023).

Sebelumnya, sejak Sabtu 11 November 2023 relawan Indonesia dikabarkan hilang kontak dengan MERC. Hilang kontaknya tiga relawan tersebut sempat menimbulkan informasi simpang siur. Isu dua relawan WNI disandera oleh pasukan tentara Israel. Sementara yang lainnya tidak diketahui keberadaannya sempat membuat khawatir banyak pihak.

Namun Ketua Presidium MER-C Sarbini Abdul Murad saat konferensi pers di Jakarta pada Rabu, 22 November  mengklarifikasi keadaan tiga relawan yang berada di Gaza itu masih dalam keadaan sehat dan selamat.

“Sekitar jam 17.30 kami mendapatkan kontak dari sumber kami dan kami langsung bisa berkomunikasi dengan salah satu reklawan yang bernama reza dan sempooat berbicara dengfan mereka dan mereka bertiga ada di rsi selamat dan sehat sedang menunggu evakuasi ke Gaza Selatan,” kata Sarbini Abdul Murad.

Itu merupakan sebuah kabar baik yang didapatkan oleh Indonesia setelah sebelumnya 3 WNI itu hilang kontak selama sebelas hari lamanya dari hari Sabtu, 11 November 2023 lalu.

“11 hari tidak ada kontak dan hari ini membuat kita lega dan Bahagia mendengar suara mereka,” lanjutnya.

Sebelumnya, tentara Israel menyerang Rumah Sakit Indonesia di Gaza pada Minggu (19/11/2023) lalu pada pukul 09.00 WIB atau sekitar dini hari waktu setempat.

Serangan tersebut merusak bangunan lantai 3 RS Indonesia. Akibat serangan itu, beberapa fasilitas medis mengalami kerusakan bahkan menewaskan sebanyak 12 orang.

RS Indonesia menjadi salah satu titik lokasi konflik Hamas dan tentara Israel. Bahkan, Israel mengultimatum untuk mengosongkan Rumah Sakit Indonesia di Gaza selama 4 jam. (Dian)

No More Posts Available.

No more pages to load.